Image and video hosting by TinyPic

Saturday, December 5, 2009

Penampakan UFO di Virginia


Hmm sulit dianalisis atau di teliti ini adalah gambar UFO atau bukan? Gambar ini didapat di Virginia yang disaksikan oleh Denna Smith yang ia temukan di Amusement Park CNN Virginia.

Smith meyakini bahwa lingkaran seperti cincin dan bentuk seperti kapal itu adalah UFO. Gambar yang diyakini UFO itu setengah diselimuti awan. Gambar itu direkam oleh kameranya.
Beberapa petugas di taman Kings Dominion menekankan bahwa lingkaran itu hanya merupakan asap yang dikepulkan oleh gunung berapi di sekitarnya. Namun, Denna Smith bersikeras mempercayai lingkaran itu sebagai benda dari ruang angkasa.

Smith menekankan bahwa lingkaran itu terbentuk dengan rapi dan tidak dikepuli oleh asap kalaupun itu memang asap tidak akan serapi itu. Namun tidak ada yang tidak mungkin. Prediksi ini belum seratus persen dipercaya bahwa lingkaran itu UFO.

Ini adalah cuplikan videonya


Ahli investigasi UFO, Cameron Pack, mengaitkan kisah yang diungkapkan oleh Denna Smith dengan kasus penampakan UFO sebelumnya. Menurut Cameron Pack, tayangan video Denna Smith serupa dengan rekaman video dari 2 insiden penampakan UFO terdahulu. Satu insiden berlangsung di Florida pada 1999 dan insiden lainnya di Fort Belvoir, Virginia, pada 1950-an.

Percaya tidak percaya saya kembalikan kepada diri anda sendiri....
Bagi Saya walahualam bissawab.....




Read more »

Nabung di Bank BRI Syariah gk bisa pake kartu pelajar lagi


Selama 2 bulan ini saya sudah menabung di Bank BRI Syariah dengan memakai identitsa kartu pelajar karena saya belum mempunyai KTP. Dan bulan2 ini saya rajin menabung di Bank favorit saya ini namun ketika kemarin saya akan membuka rekening baru di Bank BRI Syariah tiba-tiba saya ditolak untuk membuat rekening bank karena masih menggunakan kartu pelajar tujuannya sih untuk rekening OSIS eh malah gak bisa.Tapi saya teramat bersyukur ternyata saya sudah punya rekening di Bank Syariah ketika belum resmi bahwa kartu pelajar tidak berlaku untuk membuka rekening. Selamat2!!
Read more »

Friday, December 4, 2009

Friendster akan dijual ke Asia

Ternyata friendster jejaring sosial milik AS yang pernah berjaya 3
tahun yg lalu di dunia maya akan dijual ke Asia. Di AS friendster
sudah jarang dipakai karena kebanyakan orang-orang Amerika lebih
tertarik ke facebook dan My Space. Lagipula pengguna friendster di
Asia telah mencapai 100 juta orang pengguna.

friendster akan dijual seharga 100 miliar AS. katanya 3 tahun lalu
Google juga menawar dengan harga 30 juta dolar namun ditolak dan
akhirnya google membuat situs jejaring sosial sendiri yaitu orkut
walau tidak seramai yg lain.


Wawa friendster sekarang akan jadi milik ASIA....

Read more »

Wednesday, December 2, 2009

Legenda "Pengisap Darah"


Suatu kali sebuah jaringan televisi mengangkat laporan tentang pelintas batas gelap Meksiko-Amerika Serikat. Betapa para imigran gelap diancam bukan saja oleh polisi AS, melainkan juga oleh makhluk ”mitos” chupacabra.

Mereka yang diturunkan di Gurun Sonora, di perbatasan Meksiko-Amerika Serikat—yang luasnya sekitar 300.000 kilometer persegi serta dikenal tandus dan sangat panas itu—akhirnya meninggal dengan dua lubang di leher mereka. Sang anak tetap hidup karena bersembunyi di sebuah lubang pohon.

Korban diduga dibunuh hewan chupacabra. Hewan itu telah melegenda di sejumlah negara. Dari Puerto Riko di Amerika Selatan hingga Texas, dan Amerika Serikat. Sejumlah pemberitaan menyebut, chupacabra juga ada di Filipina.

Sosok chupacabra identik dengan kasus-kasus kematian ternak atau imigran gelap, dengan luka gigitan pada leher; darah korban habis diisap.

Istilah ”chupacabra” berasal dari bahasa Spanyol, ”chupar” berarti mengisap dan ”cabra” berarti kambing, karena sebagian besar ternak korban adalah kambing. Dalam bahasa inggris, artinya goat sucker.

Pertama kali istilah chupacabra atau El Chupacabra (bahasa Spanyol) dipakai pada dua harian di Puerto Riko, tahun 1992. Keduanya melaporkan kasus kematian massal ternak, mulai dari burung, kuda, dan yang terbanyak: kambing.

Setelah itu kasus sejenis banyak dilaporkan terjadi di Republik Dominika, Argentina, Bolivia, Cile, Kolombia, Peru, Brasil, dan AS. Sejak itu chupacabra tetap misterius: dibicarakan banyak komunitas, tetapi tak ada satu kesimpulan pun.

Bukan menjadi jelas, sosok misterius itu justru menjadi sasaran mode kalangan urban. Kaus dan topi bisbol bergambar rekaan chupacabra laris manis di kalangan komunitas hispanik dan Amerika.

Sosoknya disebut mirip coyote, rubah berambut lebat, tetapi ada juga yang menyebutnya seperti kanguru karena, katanya, bisa melompat tinggi.

Sejumlah seniman menggambarkan sosok chupacabra mirip gargoyle, makhluk bersayap dengan wajah menyeringai dengan gigi tajam siap menerkam.

Faktanya, setidaknya ada tiga ”sosok” gambaran chupacabra. Pertama dan yang umum: sosoknya berkulit keras hijau keabu-abuan dengan kaki belakang lebih panjang dari sepasang kaki depan. Bertaring besar dengan moncong seperti anjing. Bisa berdiri dan melompat seperti kanguru dan berbau belerang. Yang kedua, mirip dengan gambaran pertama, tetapi rambut kepalanya sedikit. Ketiga, sosoknya bak anjing liar, kepala sedikit berambut, soal rambut, tanpa gigi taring besar atau cakar.

Perjumpaan di Texas

Pada September 2009 CNN menurunkan laporan temuan bangkai binatang menyerupai coyote, milik seorang pemilik sekolah pembuat binatang awetan Blanco, di Texas. Si pemilik yang bernama Jerry Ayer mengaku mendapat hewan seberat 60 kilogram itu dari bekas muridnya, Lynn Butler. Hewan itu mati setelah memakan racun tikus di gudang.

Hewan itu bermoncong seperti anjing, berkulit keras tanpa bulu dengan kurap parah pada tubuhnya. Menurut Lynn, seperti dikutip Telegraph.co.uk, sejumlah ahli yang meneliti menduga itu adalah chupacabra.

Telepon Jerry terus berbunyi menanyakan hewan itu. Sebagian besar menduga itu chupacabra. ”Saya tidak tahu apa ini... saya tak tahu kalau saya punya binatang aneh,” kata Jerry yang kewalahan dengan berbagai permintaan wawancara.

Segera saja media lokal, nasional, bahkan internasional, mengutip apa yang ia sebut sebagai ”coyote cacat genetik” itu. Jerry sendiri tidak percaya akan adanya chupacabra.

Universitas Texas A&M telah mengambil contoh jaringan dari tubuh hewan itu untuk mengidentifikasi. Begitu pula sejumlah universitas lain.

Sebelumnya, CNN menayangkan video berdurasi 1 menit 36 detik yang direkam dari perangkat video mobil Deputi Sherif Dewitt County, Texas, yang dikemudikan Brandon Riedel, 8 Agustus 2008.

Pada rekaman itu tampak sosok menyerupai anjing berwarna hitam, bermoncong, dengan kuping berdiri, lari di jalanan berkerikil. Dua kaki belakangnya sedikit lebih panjang dari sepasang kaki depan.

Sejumlah pihak menduga binatang itu sama spesiesnya dengan coyote—termasuk atasan Brandon, Sherif Jode Zavesky.

Perjumpaan itu bukanlah yang pertama di Cureo, Texas. Pada tahun 2007 seorang pengusaha peternakan menemukan hewan mati yang ia duga chupacabra. Hasil tes DNA-nya menunjukkan, DNA-nya mirip coyote, tetapi tidak identik.

Pekerjaan rumah

Di tengah keyakinan keberadaan chupacabra, banyak yang menganggapnya sebagai mitos. Chupacabra disejajarkan dengan legenda manusia tinggi besar Yeti, ”Big Foot”, atau Nessie—monster Danau Loch Ness, Skotlandia.

Sejumlah kesaksian perjumpaan langsung atau rekaman video dinilai belum cukup. Nada minor menyebut chupacabra khayalan atau imajinasi, atau bentuk dari ”histeria massa”.

Seorang ahli patologi di Universitas UNAN, Leon, di Nikaragua menyimpulkan, hewan itu hanya seekor anjing dengan wujud ”tak biasa”. Penampilannya mencolok dengan morfologi (bentuk) amat berbeda dengan keturunan anjing liar biasa. Disebutkan, chupacabra memiliki karakteristik yang amat aneh.

Sebagian laporan mengklaim bahwa mata merah chupacabra mampu menghipnotis dan melumpuhkan korbannya—binatang yang menjadi mangsanya tersihir—sehingga diam saja ketika diisap darahnya. Agak berbeda dengan para pemangsa lainnya, chupacabra mengisap habis darah korbannya atau organ dalam mereka.

Di kalangan penduduk asli hutan hujan tropis Amerika Selatan berkembang kisah mistis ”manusia nyamuk”. ”Manusia nyamuk” ini mengisap darah hewan-hewan dengan hidung panjangnya.

Sejumlah orang yakin, chupacabra sebenarnya sama dengan ”manusia nyamuk”. Yang pasti, chupacabra masih menjadi ”pekerjaan rumah” bagi para ilmuwan.


kompas.com

Read more »

Tuesday, December 1, 2009

Alien sudah hidup lama dg kita?

Alien? sebuah nama mahkluk yang membuat kita bertanya-tanya. Makhluk
yang konon katanya hidup di luar angkasa. Makhluk asing dengan
pesawatnya Ufo. Namun keberadaan alien sampai sekarang masih belum
dapat dipastikan ada atau tidaknya. Makhluk ini masih menjadi misteri
bagi kita semua namun banyak orang-orang yg percaya bahwa alien itu
memang ada namun ada pula yang tak percaya. Mereka semua mempunyai
pandangan dan kepercayaan masing- masing tentang masalah makhluk ini.
Namun menurut salah satu surat kabar yang mempublikasikan seorang
ilmuwan bulgaria yang menyatakan bahwa makhluk yang bernama alien ini
sudah sejak lama tinggal di Bumi kita ini hal ini menurutnya dapat
dibuktikan dari adanya corp circle di beberapa ladang gandum. Memang
misterius corp circle ini masih belum dapat dipecahkan. Menurut
ilmuwan bulgaria tersebut alien sudah lama berinteraksi dengan kita
melalui pikisan belum secara langsung. Menurutnya bahwa alien itu baik
dan peduli terhadap peradaban kita. Menurutnya manusia akan
berinteraksi secara langsung dengan alien 10-15 tahun ke depan.

walahualam bisawab

Read more »

Related Posts with Thumbnails

 
Cheap Web Hosting | Top Web Hosts | Great HTML Templates from easytemplates.com.