Thursday, January 6, 2011

Ini Dia, 18 Masalah Kecantikan


Meski tak kasat mata, rasanya kok mengganjal di hati dan kadang bikin tak percaya diri lantaran sejumlah masalah kecantikan. Mulai munculnya jerawat di bokong, hingga masalah bau mulut dan bau kaki. Sepertinya penampilan kurang sempurna dengan berbagai masalah ini.

Temukan solusi berbagai masalah seputar kecantikan seperti disampaikan pakar kesehatan Michael W. Smith, MD, chief medical editor dari situs WebMD, berikut ini:

1. Tumbuh bulu berlebih
Tak sedikit perempuan yang merasa tak nyaman dengan bulu yang tumbuh di antara alis, di atas bibir seperti kumis atau di dagu. Kebanyakan orang yang memiliki masalah ini dipengaruhi faktor genetik. Namun beberapa di antaranya bisa disebabkan faktor lain. Bahkan pada sebagian orang, masalah ini merupakan pertanda adanya masalah kesehatan, seperti sindrom ovarium polikistik (kelainan endokrin pada sistem reproduksi wanita). Masalah ketidakseimbangan hormon ini turut memengaruhi siklus menstruasi dan ovulasi. Untuk mengatasinya, Anda bisa melakukan waxing secara berkala atau menggunakan krim depilatory. Jika tak ingin repot melakukan perawatan berkala, Anda juga bisa memilih solusi jangka panjang dengan laser untuk menghilangkan rambut atau bulu atau dengan metode electrolysis.

2. Selulit
Selulit merupakan salah satu tipe lemak yang membuat banyak perempuan tak nyaman karenanya. Selulit membuat kulit berlekuk yang biasanya ditemui di area bokong, pinggul, dan paha. Olahraga menjadi cara paling efektif untuk melawan selulit. Krim antiselulit juga bisa menjadi pilihan solusi lainnya mengatasi selulit, tetapi cara ini bersifat jangka pendek saja.

3. Wajah memerah
Jika terkadang wajah Anda memerah karena malu, wajar saja. Namun jika muncul bintik merah pada wajah secara acak, di pipi, dahi, atau dagu, ini pertanda peradangan yang memengaruhi kondisi kulit orang dewasa, atau disebut rosacea. Masalah kulit yang kronis ini bisa diatasi dengan mengonsumsi obat atau krim. Sebaiknya konsultasikan masalah Anda kepada dokter kulit. Nah, jika wajah memerah diikuti dengan jantung yang berdegup kencang, terutama saat Anda berada dalam forum atau di depan publik, ini tanda Anda mengalami gangguan kecemasan sosial.

4. Muncul uban terlalu dini
Bagi sebagian orang, muncul uban terlalu dini menjadi gangguan yang meresahkan. Jangan dulu mengambil kesimpulan sebelum mengenali masalah utamanya. Jika usia Anda belum memasuki 40 tahun tetapi setengah dari rambut Anda memutih, ini disebut kemunculan uban yang prematur. Pada sejumlah kasus, rambut yang memutih terlalu dini disebabkan karena ada gangguan pigmen. Namun tak sedikit juga orang yang terlalu cepat beruban meski tak memiliki gangguan tersebut. Yang perlu dipahami, uban yang muncul prematur tak ada hubungannya dengan fisik yang mulai menua lebih cepat dibanding yang lainnya.

5. Jerawat di bokong?
Tak ada jerawat yang muncul di bokong. Jika muncul benjolan kecil merah atau putih di bokong bisa jadi itu adalah keratosis pilaris. Masalah pada kulit ini tak berbahaya meski benjolan kecil seperti jerawat muncul pada pipi, lengan atas, dan paha. Masalah kulit ini boleh jadi akan muncul bertahun-tahun pada penderitanya, tetapi akan hilang bertahap pada usia 30 tahun. Sebagai perawatan, gunakan pelembab secara rutin.

6. Stretch mark
Kehamilan, berat badan yang meningkat tajam, atau sebaliknya, penurunan berat yang terlalu drastis, bisa menyebabkan stretch mark, dan bahkan meninggalkan bekas luka. Stretch mark biasanya berwarna merah atau keunguan, kemudian memudar menjadi putih glossy. Area yang seringkali dihinggapi stretch mark di antaranya perut, paha, pinggul, dada, dan punggung. Masalah kulit ini bisa diatasi dengan pengelupasan kulit dengan zat kimia atau operasi laser. Krim dan lotion juga bisa membantu meski sedikit sekali pengaruhnya.

7. Bau mulut
Kebiasaan menggosok gigi dua kali sehari sudah Anda jalani. Namun mengapa masalah bau mulut masih saja menganggu? Kenali sejumlah penyebabnya, seperti penyakit gusi, mulut kering, atau infeksi sinus. Bahkan diet yang keliru atau terlalu sering mengonsumsi bawang juga bisa menjadi biang masalahnya. Aroma bawang takkan teratasi dengan pasta gigi. Kurangi saja konsumsi bawang untuk melihat sejauhmana pengaruh makanan ini terhadap masalah bau mulut Anda. Jika ternyata tak ada pengaruhnya, segeralah kunjungi dokter gigi. Bisa jadi masalah mulut menjadi penyebab utamanya.

8. Bengkak bekas mencukur
Kulit ketiak bengkak usai mencukur bulu ketiak disebabkan karena rambut tumbuh ke dalam kulit. Berhentilah mencukur bulu ketiak untuk menghindari masalah ini. Cari alternatif lain seperti menggunakan krim penghilang rambut atau perawatan laser. Jika masih tetap ingin mencukur dengan pisau cukur, pastikan Anda mandi air hangat terlebih dahulu dan gunakan gel sebelum mencukur.

9. Gigi menghitam
Anda tentu sering mendengar bahwa kopi, teh, soda, anggur merah, merokok, obat-obatan adalah sejumlah penyebab gigi hitam. Langkah pertama untuk mengatasi masalah ini adalah rajin menyikat gigi secara teratur. Selanjutnya, kunjungi dokter gigi dan minta perawatan pemutihan gigi hingga bleaching.

10. Kaki kapalan
Kapalan pada kaki seringkali ditemui pada tumit atau bantalan bawah tumit Anda. Kulit mati yang menebal di kaki sebenarnya berfungsi melindungi kaki Anda dari tekanan saat berjalan. Namun, terlihat mengganggu jika kapalan terlihat kasar dan merusak penampilan saat menggunakan sandal. Untuk mengatasinya, rendam kaki dengan air hangat dan gosok dengan batu apung untuk menghilangkan kulit mati.

11. Kuku pecah-pecah
Jika tangan Anda sering bersentuhan dengan sabun atau deterjen, risikonya kuku akan pecah-pecah dan rusak. Gunakan pelembab untuk melindungi tangan dari air. Jika warna kuku menguning atau putih, boleh jadi Anda terkena infeksi. Atasi infeksi dengan krim antijamur. Jika tak berhasil Anda perlu bantuan obat-obatan dengan resep dokter.

12. Keringat berlebihan
Fungsi keringat adalah untuk mendinginkan suhu tubuh Anda. Namun menjadi masalah jika Anda berkeringat saat sedang duduk diam di ruangan bersuhu dingin. Ini tandanya Anda menderita hiperhidrosis atau keringat berlebih yang biasanya didapati pada tangan, ketiak, dan kaki. Atasi masalah ini dengan antiperspirant dalam bentuk bedak ataupun spray, obat-obatan, atau botox.

13. Rambut rontok
Di usia 40 tahun, 40 persen perempuan akan mengalami kerontokan rambut. Sebenarnya masalah ini sangat umum terjadi pada banyak perempuan. Penyebab utamanya karena faktor hormonal, masalah tiroid, kehamilan, pengaruh obat-obatan, ketidakseimbangan hormon. Masalah kerontokan rambut bisa diatasi dengan mengonsumsi pil penyubur rambut untuk membantu mengatasi masalah hormonal.

14. Bau kaki
Meski Anda rajin membersihkan tubuh, masalah bau kaki masih saja membandel. Penyebab utamanya adalah bakteri. Saat keringat bercampur bakteri, muncul bau tak sedap pada kaki. Agar terhindar dari masalah ini pastikan kaki selalu kering, dan hindari sepatu yang membuat kaki mudah berkeringat. Cuci kaos kaki setelah digunakan. Jika sumber bau berasal dari sepatu, gunakan deodoran untuk menghilangkan bau pada sepatu.

15. Bibir pecah
Saat bibir kekurangan cairan, muncul lah pecahan kecil. Hal ini bisa membuat bibir lebih sensitif dan rentan. Jangan menjilat bibir karena cara ini akan memperparah kondisi bibir Anda. Gunakan lip balm yang terbuat dari jeli, minyak biji jarak, atau shea butter. Lip balm dengan kandungan bahan tersebut akan melindungi bibir Anda. Pilih juga pelembab bibir yang mengandung SPF 15, karena boleh jadi sinar ultraviolet yang membuat bibir kering.

16. Varises
Varises menjadi pemandangan tak menyenangkan. Mereka yang pekerjaannya lebih sering berdiri akan mengalami masalah ini. Faktor penyebab lainnya adalah obesitas, kehamilan, atau faktor genetik. Cara yang paling aman untuk mengatasi varises adalah dengan scleroterapi, yakni dengan menyuntikkan zat kimia ke dalam urat untuk menghilangkan varises.

17. Kutil
Kutil yang muncul di leher, dada, punggung, bahkan ketiak, sebenarnya tak berisiko. Namun jika terasa mengganggu penampilan, Anda bisa mendatangi ahli dermatologi untuk menghilangkan kutil dari tubuh Anda.

18. Leher berkerut
Leher yang berkerut mengendur pertanda Anda mengalami proses penuaan. Namun jika dalam usia muda leher Anda sudah berkerut, ini terjadi akibat pengaruh penurunan berat badan yang signifikan. Untuk mengatasinya, suntikan botox bisa menjadi pilihan solusi. Tetapi sebaiknya konsultasikan tindakan ini dengan dokter.

WAF

Editor: Dini
kompas.co.id

Related Posts with Thumbnails

 
Cheap Web Hosting | Top Web Hosts | Great HTML Templates from easytemplates.com.