Thursday, November 26, 2009

300 KM Ditempuh oleh Bus berbahan bakar Nyamplung






Tanaman hutan yaitu tanaman Nyamplung merupakan tanaman hutan yang bisa menjadi bahan baku biodiesel alternatif.

Para pengembang energi alternatif dengan memanfaatkan sumber daya energi telah mengembangkan bahan bakar biofuel yang mempunyai tingka kelayakan teknologi yang cukup tinggi.

Ternyata hutan di Indonesia mempunyai sumber daya terbarukan. Tanaman hutan yang bisa dijadikan bahan baku biofuel itu adalah Nyamplung (Calophyllum inophyllum). Tanaman nyamplung merupakan tanaman jenis serbaguna. Kayunya bisa digunakan untuk bahan bangunan dan mebel. Buahnya bermanfaat untuk kesehatan dan penghasil minyak nabati (biofuel). Serta mempunyai nilai ekologis untuk konservasi lahan pesisir.
Tanaman ini bisa tumbuh di pesisir pantai juga bisa di pegunungan.
Tanamn ini mempunyai kandungan minyak yang cukup tinggi.
Untuk produksi minyaknya dan untuk menghasilkan minyak yang bagus maka sedang dilakukan pengecekan jika nyamplung yang tumbuh di pesisir dan di gunung dikawinkan maka akan menumbuhkan tanamn yang unggul
Untuk biodiesel ini dibuthkan 40-73 persen sementara tanaman jarak pagar 40-60 persen. Minyak biji nyamplung pun telah memenuhi standar kualitas biodiesel, misalnya memiliki daya bahan bakar dua kali lebih lama dibandingkan dengan minyak tanah. Telah dibuktikan dalam tes mendidihkan air.
Nyamplung pun bisa digunakan sebagai campuran solar dengan komposisi tertentu. Bahkan bisa digunakan 100% jika pengolahan diolah secara tepat.
Bahan bakar nyamplung ini telah di uji coba pada kendaraan bus karyawan Departemen Kehutanan. Bus itu diisi 100 liter bahan bakar nyamplung dan berhasil menempuh jarak atau perjalanan 300 km tanpa masalah.
Pohon tanaman nyamplung ini rindang, bercabang tinggi. mulai berubah pada umur lima tahun biasanya berubah pada bulan Juli-desember. Hasilnya berupa biji kering per tahun sekitar 10-20 ton.

Produktivtas biji lebih tinggi dibandingkan jenis lain. Dan hampis semua bagian pohon berdaya guna dan memiliki nilai ekonomi.

3 komentar:

maya said...

komen2 dunk

Anonymous said...

Bagaimana cara pengolahannya?apakah setelah diproses langsung bisa di pake atau perlu di campur dengan solar?mohon infonya

Anonymous said...

beli minyak biji nyamplung dimana ya? kalo bisa di deket2 jakarta gitu? thx

Post a Comment

Setelah baca alangkah baiknya memberi komentar. HHe please

Related Posts with Thumbnails

 
Cheap Web Hosting | Top Web Hosts | Great HTML Templates from easytemplates.com.