Thursday, November 19, 2009

"Guru" Untuk Aku...?


Guru...
Dalam bayangan kita guru adalah seseorang yang mengajarkan kita sesuatu hal atau suatu materi tertentu yang sering berada di kelas.
Namun bagiku "Guru" bukan hanya orang yang berbicara di depan kelas lalu menyampaikan materi yang memang seharusnya disampaikan.

Guru bagiku adalah pengalaman. Salah seorang adikku berkata "Pengalaman adalah Guru terbaik bagi aku" yah...aku tidak mengungkiri kalimat itu karena aku merasakan sendiri.
Setiap pengalaman berkesan, menyenangkan, menyedihkan itu semua adalah pengalaman dan secara tidak langsung pengalaman itu adalah guru bagi kita. Dari setiap peristiwa yang kita alami pasti selalu ada hikmahnya dari sanalah kita akan mendapat pelajaran yang berharga untuk hidup kita kelak.
Orang tua bilang carilah ilmu sampai ke negeri Cina, bukan berarti kita harus pergi ke Cina untuk kuliah atau belajar teruuus sampai kurang peka terhadap kehidupan sosial, Jika dapat diartikan Carilah Ilmu sampai ke Negeri Cina tentunya secara logika untuk sampai ke negeri Cina itu penuh rintangan dan cobaan, berbagai tempat harus kita lewati dengan berbagai warna-warni khas tempat-tempat yang kita lewati. Lalu sampailah kita di Negeri Cina dengan berbagai pengalaman sebelum sampai di Cina. Menjadi seseorang itu harus berani mencari pengalaman dan carilah pengalaman di kegiatan yang sekiranya dapat memberikan pengalaman bermanfaat bagi kita walau tak semua pengalaman akan manis buahnya. Pelajaran kita bisa dapatkan dari pengalaman. Oleh karena itu Pengalaman adalah Guru bagi kita....

"Guru" tak harus selalu seseorang yang telah dewasa lulusan S1 jurusan pendidikan. Anak Tk berumur 5 tahunpun bisa menjadi guru kita. Dinda seorang anak Tk berumur 6 tahun berkata "mamah kata ibu gulu kalau buang sampah itu harus di tong sampah" nah kata-kata dinda itu bukankah suatu pelajaran? meskipun terkadang kita sering berpikir ah anak kecil tau apa sih tapi jika kita mengabaikan kalimat itu apakah ada dampaknya? tentu saja ada, contohnya karena terlalu banyak orang yang membuang sampah di selokan maka terjadilah bencana banjir.
Sebagai Remaja masa depan yang harus mempunyai visi dan misi yang kuat maka jadikanlah setiap orang yang bersama kita adalah guru. Sependiam dia, sejelek dia, senakal dia, sebaik dia, secablak dia, segokil dia tetap semua itu kita bisa jadikan "guru" dalam artian ambilah yang baik dan buang yang buruk. Dan tetap positive thinking untuk menghadapi sesuatu hal apapun.
Untuk mendapatkan pengalaman itu tidak mudah kita harus peka terhadap lingkungan, harus pintar membaca sikon sekitar dan berhubungan baiklah dengan setiap kalangan orang. Pengalaman yang baik biasanya dialami di lingkungan yang baik. Keorganisasian merupakan lingkungan yang cukup baik untuk kita tak luput dari sekolah, kelas, ekskul pun memberikan pengalaman yang luar biasa bagi kita. Oleh karena itu jangan pernah menganggap seseorang sebelah mata, buka hati, buka mata, buka telinga dan peka terhadap lingkungan akan memproses kita menuju kedewasaan dan memberikan pengalaman yang berharga bagi kita dan semua itu akan menjadi "Guru" yang akan selalu dikenang sepanjang usia.

Manfaatkan setiap detik hidupmu dengan sesuatu yang berarti

3 komentar:

maya said...

komen-komen dunk yg lagibaca artikel saya

Awal Sholeh said...

guru orang yg berjasa may dlm hdp n sekolah. ^^ semangat blogging neh. ^^

heru said...

guru pahlawan tanpa jasa

Post a Comment

Setelah baca alangkah baiknya memberi komentar. HHe please

Related Posts with Thumbnails

 
Cheap Web Hosting | Top Web Hosts | Great HTML Templates from easytemplates.com.